Tampilkan postingan dengan label Luar Biasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Luar Biasa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Desember 2014

Berteriak Dan Membentak Anak Kecil Dapat Mempengaruhi Tumbuh Kembang Anak | Info

 Berteriak Dan Membentak Anak Kecil Dapat Mempengaruhi Tumbuh Kembang Anak | Info


Info
Memang bukan hal mudah menjadi orang tua dan membesarkan anak-anak. Setiap hari tentu ada saja kelakuan si kecil yang kerap membuat orang tua marah hingga frustasi dan membuat mereka memiliki kebiasan berbicara dengan nada tinggi seperti berteriak dan membentak.
 
Jelek
Dua kebiasaan tersebut ternyata berbahaya dan dapat membawa pengaruh kurang baik bagi tumbuh kembang anak dalam jangka panjang. berikut beberapa alasan yang menjadikan berteriak dan membentak tidak baik untuk anak.

Perkembangan Emosional
Anak membutuhkan dorongan positif dalam hidup, maka berilah kesempatan untuk mengeksplorasi dan mencoba hal-hal baru di sekitarnya. Kebiasaan berteriak dan membentak hanya membuat mereka merasa tertekan secara emosional.

Faktor Keselamatan
Berbicara dengan nada tinggi mungkin bermaksud untuk memberikan keselamatan bagi anak. Nyatanya hal tersebut justru menjadi pengalaman yang menakutkan dan dapat mengancam keselamatan mereka.

Gangguan Pendengaran
Agar bisa menjadi pendengar yang baik, anak tentu harus tumbuh di lingkungan yang membuatnya berpikir positif. Saat orang tua berbicara dengan nada tinggi terus menerus membuat mereka terganggu dan mengalami gangguan pendengaran.

Tingkat Kepercayaan Menurun
Orang tua kerap dijadikan panutan bagi anak, sehingga tanpa disadari kebiasaan Anda akan ditiru oleh mereka termasuk kebiasaan berbicara dengan nada tinggi. Hal ini tentu dapat mempertaruhkan harga diri mereka saat berada di tengah lingkungan pertemanan.
Masalah Perilaku
Anak yang kerap ditempa dengan kebiasaan berbicara bernada tinggi membuat mereka memiliki perilaku kurang baik dan anti-sosial. Anak juga menjadi lebih arogan dan keras kepala saat berada di lingkungan pertemanan.

Semoga Sedikit Info MemS ini dapat membantu anda yang sudah memiliki anak...

Senin, 22 Desember 2014

Zat Protein Berlebihan Sama Berbahayanya Dengan Merokok | Makanan Sehat

Zat Protein Berlebihan Sama Berbahayanya Dengan Merokok | Makanan Sehat



Hoby
Zat protein memang sangat dibutuhkan oleh tubuh, terlebih protein merupakan 1 dari 4 sehat 5 sempurna. Protein bisa saja membahayakan apabila dikonsumsi secara tidak wajar atau berlebih.
 
Hidup
Setelah diteliti, ternyata jika mengkonsumsi protein secara tidak wajar di usia muda sama berbahaya juga, bahkan bahayanya sama dengan merokok. Mungkin hal ini cukup mengagetkan bagi kalangan yang gemar mengkonsumsi protein, terlebih sudah kebiasaan mengkonsumsinya.
 
Game
Asupan protein yang rendah mungkin memegang kunci untuk hidup sehat, setidaknya sampai usia tua. Begitupun juga bagi mereka yang sedang diet, tidak cukup jika mereka hanya memeriksa kalorinya saja namun juga harus diperiksa dari mana kalori tersebut berasal, protein nabati atau protein hewani.
 
Makanan Sehat
Sebuah penelitian juga membuktikan bahwa seseorang yang menjalankan diet dengan asupan protein tinggi bisa menurunkan berat badan dalam jangka pendek, akan tetapi dalam jangka panjang cara tersebut dapat membahayakan kesehatan juga mengurangi umur.
 
Protein
Mengkonsumsi protein yang berlebihan dapat menimbulkan peningkatan risiko kanker, diabetes dan kematian pada orang yang berusia muda dan juga paruh baya. Setidaknya ada batasan untuk mengkonsumsi protein karena asupan gizi yang dkonsumsi oleh manusia normal harus seimbang. Tidak cukup hanya protein, namun zat lain juga harus diperhatikan asupanya.

Sehat
Biasakanlah hidup secara sehat dan seimbang. Belum tentu Orang gemuk memiliki risiko penyakit yang lebih besar daripada orang yang memiliki berat badan ideal namun cara menurunkan berat badanya dengan cara mengasup protein secara berlebihan.

Kamis, 18 Desember 2014

Tahi Kutung, Kotoran Babi Yang Bernilai Tinggi | LifeStyle

Tahi Kutung, Kotoran Babi Yang Bernilai Tinggi | LifeStyle

Tahi Kutung



Kotoran babi landak, atau yang oleh warga di Kampung Ketang, Desa Golo Tolang, Kecamatan Kota Komba, Manggarai Timur, NTT disebut "tahi kutung", ternyata mempunyai nilai ekonomis yang tinggi.
 
Kesehatan
Tahi Kutung atau Kotoran babi yang lazim digunakan untuk campuran ramuan obat-obatan khas Tiongkok itu menjadi buruan pengusaha mancanegara. Khasiat dan tingkat kesulitan dalam memperoleh "tahi kutung" menjadi alasan dari tingginya harga.
 
Unik
Saat ini pembeli dari China (Tiongkok), Malaysia, dan Singapura bolak-balik ke Kampung Ketang untuk membeli kotoran babi landak yang memiliki khasiat sangat tinggi, ucap Marselinus Noning alias Bapa Sion salah satu penduduk kampung Ketang.
 
Aneh
Babi landak hidup liar di Kampung Ketang yang berada di lembah di Desa Golo Tolang, Kecamatan Kota Komba, Manggarai Timur, Flores, NTT. Lokasi itu terkenal dengan penghasilan cengkeh terbesar kedua di Manggarai Timur.
 
Luar Biasa
Mayoritas warga masyarakat di kampung tersebut adalah petani, baik petani kopi, cengkeh, kakao, maupun persawahan. Nah, untuk mendapatkan "tahi kutung", warga harus menangkap babi landak itu dengan cara dijerat menggunakan tali rem, atau bisa juga dengan cara diburu pada malam hari dengan bantuan anjing.

Lucu
Marselinus, seorang petani dari Kampung Ketang, menjelaskan, awalnya, pada tahun 1978, dia berhubungan dengan seorang warga Tiongkok di Kota Ruteng. WNA itu hanya menjual kue kompiang sambil menampung kotoran babi landak dari berbagai tempat di Pulau Flores.

Seru
Marselinus lalu memperoleh informasi detail tentang khasiat dan kegunaan dari kotoran babi landak itu. Kebetulan, di rumah, orangtua saya menyimpan kotoran babi landak berbentuk bulat itu, dan saat itu juga saya ambil dan bawa ke Ruteng. Nah, mulai saat itu, saya mencari di berbagai kampung di sekitar Kecamatan Kota Komba.
 
Obat
Pada tahun 1982, warga Tiongkok itu lantas memborong kotoran babi landak dengan harga Rp 7.500.000. Pada masa itu, harga tersebut terbilang sangat besar. Dengan adanya peluang seperti itu, warga WNA asal Tiongkok membeli dari warga di kampung-kampung. Bahkan pada tahun itu juga saya berhasil mendapatkan 60 kotoran babi landak.

Cerita
Menurut dia, khasiat kotoran babi landak sangat tinggi. Para dokter dan ahli dari tanah Tiongkok mengolah bersama ramuan-ramuan lain di pabrik-pabrik obat. Konon, pengusaha obat-obatan di Tiongkok mampu membeli tahi kutung itu dengan harga miliaran rupiah.
 
Heboh
Lebih lanjut Marselinus menjelaskan, binatang babi landak memiliki 99 jenis makanan akar kayu yang pahit. Dari kotorannya itu, obat yang diramu dapat menyembuhkan penyakit lever dan diabetes, serta berbagai jenis penyakit lainnya.